Gambar 3. Pembelajaran berbasis cloud

Alasan Cloud Infrastructure Security Wajib Diterapkan oleh Startup

Posted on

Dalam dunia bisnis yang semakin berkembang, startup di Indonesia sering kali mengandalkan teknologi berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi dan fleksibilitas operasional. Namun, seiring dengan pesatnya adopsi teknologi cloud, penting bagi perusahaan-perusahaan baru ini untuk menyadari bahwa keamanan infrastruktur cloud atau cloud infrastructure security merupakan aspek yang tak boleh diabaikan. 

Dengan data yang tersebar di berbagai server, potensi ancaman terhadap keamanan menjadi lebih besar, dan startup harus proaktif dalam melindungi aset digital mereka. Cloud infrastructure security merujuk pada langkah-langkah yang diambil untuk melindungi sistem dan data yang disimpan pada infrastruktur cloud mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan data, jaringan, hingga aplikasi yang berjalan di atas infrastruktur cloud tersebut. Keamanan ini juga melibatkan penggunaan teknologi dan kebijakan untuk mencegah kebocoran data, peretasan, atau gangguan yang dapat merusak operasional bisnis.

Gambar 2. Cara kerja cloud computing melibatkan 3 model utama

Mengapa Cloud Infrastructure Security Penting untuk Startup?

Dengan semakin banyaknya serangan dunia maya yang menargetkan bisnis berbasis cloud, startup di Indonesia harus memprioritaskan penerapan langkah-langkah pengamanan yang efektif. Adopsi teknologi cloud tanpa pengamanan yang memadai bisa membuka celah bagi ancaman yang merugikan. Alasan Cloud Infrastructure Security Penting untuk Startup karena: 

1. Perlindungan Data yang Sensitif

Bagi startup, data adalah aset paling berharga. Baik itu data pelanggan, transaksi, maupun informasi internal perusahaan, kerentanannya terhadap ancaman luar sangat tinggi. Tanpa lapisan keamanan yang tepat, data ini bisa jatuh ke tangan yang salah. Implementasi cloud infrastructure security yang tepat akan memastikan bahwa data yang disimpan di cloud aman dari potensi kebocoran atau pencurian, yang pada akhirnya dapat merusak reputasi dan kepercayaan pelanggan.

2. Mengurangi Risiko Keamanan dari Ancaman Siber

Serangan dunia maya, seperti peretasan dan malware, semakin canggih dan merugikan. Startup yang tidak melindungi infrastruktur cloud mereka dengan baik akan menjadi target empuk bagi peretas. Dengan menggunakan sistem keamanan cloud yang tepat, risiko ancaman siber dapat dikurangi secara signifikan. Sistem pengamanan ini mencakup proteksi dari serangan DDoS (Distributed Denial of Service), serangan malware, hingga pemanfaatan kebocoran data pribadi.

3. Kepatuhan Terhadap Regulasi

Banyak industri di Indonesia kini diwajibkan untuk mengikuti standar keamanan data tertentu, seperti perlindungan data pribadi sesuai dengan UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP). Bagi startup yang menyimpan data pelanggan atau pengguna, tidak mematuhi regulasi ini bisa berujung pada sanksi hukum yang serius. Dengan adanya cloud infrastructure security yang terjamin, startup dapat memenuhi kewajiban hukum terkait perlindungan data dan menjaga kepercayaan pelanggan.

4. Memastikan Keberlanjutan Bisnis

Serangan siber yang mengarah pada kerusakan data atau gangguan operasional bisa mengakibatkan downtime yang merugikan. Hal ini dapat mengganggu kelangsungan bisnis, mengurangi produktivitas, dan bahkan merugikan pendapatan. Dengan melindungi infrastruktur cloud dengan keamanan yang memadai, startup bisa memastikan bahwa operasional mereka tidak terganggu oleh ancaman yang tidak diinginkan.

5. Keamanan Akses dan Pengelolaan Identitas

Startup yang berkembang pesat seringkali memiliki banyak pengguna dengan akses ke berbagai aplikasi dan data penting. Oleh karena itu, mengelola identitas pengguna dan memberikan hak akses yang tepat menjadi hal yang sangat krusial. Cloud infrastructure security membantu startup untuk memastikan bahwa hanya pengguna yang berwenang yang memiliki akses ke sistem dan data sensitif. Teknologi seperti otentikasi dua faktor (2FA) dan kontrol akses berbasis peran (RBAC) dapat meningkatkan keamanan ini.

Untuk mendukung keamanan infrastruktur cloud, terdapat berbagai teknologi yang dapat diterapkan oleh startup. Salah satunya adalah penggunaan Hyper Converged Infrastructure (HCI) yang menyatukan penyimpanan, komputasi, dan jaringan dalam satu sistem terintegrasi. HCI memungkinkan manajemen sumber daya yang lebih mudah, mempercepat proses pengamanan dan pemulihan data. Teknologi ini juga memungkinkan startup untuk memantau dan menanggapi ancaman dengan lebih cepat.

Selain itu, platform manajemen cloud dan database yang aman memberikan kemampuan untuk memantau performa dan memelihara sistem cloud dengan efektif. Dengan adanya manajemen yang baik, potensi risiko keamanan dapat dideteksi dan ditangani sebelum menjadi masalah besar.

Virtual Desktop Infrastructure (VDI) juga menjadi solusi yang efektif dalam menjaga keamanan data. VDI memungkinkan pengguna untuk mengakses desktop virtual yang terisolasi dari perangkat fisik mereka, mengurangi kemungkinan penyebaran malware atau kebocoran data. Sistem penyimpanan yang aman dan orkestrasi Kubernetes juga membantu dalam pengelolaan aplikasi berbasis cloud dengan cara yang terstruktur dan aman.

Sangfor, Solusi untuk Cloud Infrastructure Security!

Salah satu perusahaan yang menyediakan solusi teknologi informasi untuk meningkatkan keamanan infrastruktur cloud adalah Sangfor. Sangfor menawarkan berbagai produk yang dapat membantu startup dalam memastikan keamanan dan efisiensi operasional mereka, seperti teknologi Hyper Converged Infrastructure (HCI), platform manajemen cloud, dan virtual desktop Infrastructure (VDI).

Gambar 1. Cara kerja cloud computing

Sangfor memberikan kemudahan bagi startup dalam membangun dan mengelola infrastruktur cloud yang aman dan efisien. Hal ini memungkinkan startup untuk fokus pada pengembangan bisnis tanpa harus khawatir tentang ancaman keamanan yang dapat merusak operasional mereka.

Cloud infrastructure security bukanlah sekadar tambahan opsional, tetapi kebutuhan yang mendesak bagi setiap startup yang menggunakan teknologi cloud. Dengan semakin banyaknya ancaman dan regulasi yang mengharuskan perlindungan data yang ketat, startup perlu memastikan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan cloud untuk efisiensi operasional, tetapi juga mengamankan infrastruktur tersebut untuk melindungi data dan keberlanjutan bisnis. Dengan solusi seperti yang ditawarkan oleh Sangfor, startup dapat memanfaatkan teknologi cloud dengan lebih aman dan efektif.