Tutorial C++ Dasar 002 – Type Data

Type Data

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat variabel adalah tipe data dari variabel tersebut. Tipe data akan mencerminkan isi dari variabel tersebut termasuk bilangan atau string serta jangkauan atau maksimal isi data dari variabel tersebut.  Pada dasarnya variabel dibagi :

berikut nilai kisaran yang dapat direpresentasikan dalam bahasa c++   :

Deklarasi variabel

Dalam membuat program, variabel menjadi unsur terpenting terutama untuk menyimpan data.  Variabel harus terlebih dahulu dideklarasikan/ dipesankan sebelum variabel tersebut diisi dengan data. Sintaks penulisan deklarasi variabel adalah dengan menuliskan tipe data yang akanvdigunakan diikuti dengan identifier yang benar, contoh  :

Bentuk pendeklarasian variabel :

Tipe data daftar_variabel 

Pada pendeklarasian variabel, daftar variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma.

Jika akan menggunakan tipe data yang sama untuk beberapa identifier maka dapat  dituliskan dengan menggunakan tanda koma, contoh  :

Menentukan tipe variabel

Hal terpenting dalam membuat variabel adalah menentukan tipe data. Salah satu cara termudah untuk menentukan tipe data adalah menentukan apakah isi variabel tersebut berisi angka atau kalimat. Jika berisi bilangan tentukan bilangan bulat atau pecahan.

int  x;
– memesan variabel x yang mempunyai tipe data bilangan bulat (integer)
– karena int maka kapasitasnya adalah   -32768 hingga 32767

float y; 
– memesan variabel y yang mempunyai tipe data bilangan pecahan
– karena float maka kapasitasnya adalah   3.4e + / – 38 (7 digits)

long z   
– memesan variabel z yang mempunyai tipe data bilangan bulat
– karena long maka kapasitasnya adalah   :-2147483648 hingga 2147483647

Jadi untuk memesan tipe data sebaiknya disesuaikan dengan kapasitas dari isi variabel.

 A= 134            – sebaiknya  tipe variabel adalah integer
 B=10000000    – tipe variabel adalah integer

Contoh
– Bila diketahui suatu rumus
W = X + 5
P = W + Q

Bagaimana proses diagram alirnya :
– Tentukan nilai X dan Q
– Hitung rumus W = X + 5
– Hitung rumus P = W + Q

Nilai W tidak dimasukkan dari keyboard. Nilai W diambil dari proses penjumlahan rumus W = X+5

Hasil nilai W dari penjumlahan X + 5, digunakan untuk melakukan operasi W + Q

dari contoh di atas, variabel yang harus dideklarasikan adalah :

– x,q,w,p 
Variabel tersebut dapat dideklarasikan dengan tipe data int.

Memberikan Nilai ke variabel

Setelah dilakukan proses pendeklarasian, suatu variabel tentunya akan diisi dengan data.
Proses pengisian nilai ke variabel dapat langsung diberikan pada variabel tersebut atau dimasukan lewat program untuk meminta data. Proses memasukan data ke variabel secara langsung ke variabel adalah :

Nama_variabel = isi_data 

Menampilkan isi variabel di monitor

Agar isi variabel dapat ditampilkan ke layar monitor, instruksi yang digunakan adalah perintah cout. Bentuknya adalah :

cout<<” isi statement”<<nama_variabel;

Contoh 1

Penjelasan :
int a;   
– memesan variabel a yang bertipe int (bilangan bulat)

a=5;
– mengisi variabel a dengan data 5

cout<<”isi variabel  a “ <<a;
– menampilkan isi a ke layar monitor

Contoh 2

Penjelasan :
Mula-mula variabel a diisi 5 (a=5), kemudian isinya diganti 10 dan a=15 artinya isi variabel a sekarang 15. Jadi yang disimpan dalam variabel a adalah isi data yang terakhir.

Contoh 3



Penjelasan :
Variabel a diisi 5, variabel b diisi 10 kemudian variabel c menyimpan hasil penjumlahan antara isi variabel a dengan isi variabel b.

cout<<”isi variabel c “ <<c
– menampilkan isi variabel c ke layar monitor.

Catatan :
Setiap variabel yang sudah dideklarasikan sebaiknya diisi dengan data. Jika tidak diisi data
dan ditampilkan ke layar monitor hasilnya akan dilakukan pengacakan.

You May Also Like

About the Author: Semar Soft

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *